Kadang-kadang aku berimajinasi menjadi salah satu tokoh di game itu yang bisa ngeluarin makhluk-makhluk keren (I don't know where they are from, actually. Their mind, maybe). Salah satu alasan aku terinfluence sama P4 daripada P3 adalah karena di P4 nggak pake pistol (atau evoker). Takutnya nanti kalau ketuker sama pistol betulan gimana coba?
Oke kembali ke khayalanku tadi. Jadi aku membayangkan menjadi bagian dari party yang bisa mengeluarkan makhluk keren dan mempunyai skill istimewa. Aku ingat waktu liburan kenaikan kelas X ke XI, aku membayangkan ada anak baru yang mirip Seta Souji (tokoh utama di P4) yang pindah sekolah ke sekolahku. Dan tiba-tiba ada kasus pembunuhan di sekolahku yang korbannya murid-murid di tempatku. Lalu si murid baru itu menyadari kekuatan Personanya dan berusaha menyelamatkan bakal korban pembunuhan yang akhirnya menjadi anggota party yang mempunyai Persona. Yah, kalau ngayal kan kita harus dapat yang enaknya aja dong. Karena itu nggak mau jadi bakal korban pembunuhan. Terus kalau nggak jadi bakal korban, gimana punya Personanya? Jawabannya tak lain dan tak bukan adalah karena keinginanku sendiri yang kuat.
Nah, jadilah aku anggota party yang terakhir (di khayalanku tentunya). Terus bersama delapan orang lainnya, kita menguak siapakah pembunuh murid-murid tidak berdosa tiap bulan purnama itu. Omong-omong, aku baru sadar kalau ternyata ceritanya gabungan antara P3 dan P4 ya? Nah, kalau di P3 dungeonnya di menara sekolah dan P4 di dalam TV, kalau di khayalanku dungeonnya di balik pohon beringin di depan sekolah (dungeon yan benar-benar tidak elit). Jadi di dalam pohon beringin itu ada dunia lain yang ada kotanya dan dungeon. Tiap-tiap korban punya dungeonnya masing-masing dan ada musuh yang disebut shadow. Dan kota itu gunanya buat beli equipment dan fusion persona (khusus tokoh utamanya).
Fitur lainnya yang menggugah (halah!) sanubariku adalah Social Link. Jadi nanti si tokoh utamanya (bukan aku loh!) itu punya hubungan atau relationship sama orang-orang di sekitarnya, termasuk aku. Dan tiap-tiap orang mempunyai arcananya masing-masing. Jadi, jumlahnya ada 21(?) arcana dalam kartu tarot minus Universe. Dan aku punya dua arcana karena di khayalanku personaku ada dua, yaitu (Justice) Gilgamesh dan (Moon) Cassiopeia. Daftar lengkap Social Link ada di sini:
Fool : Detective Club
Magician : Anggota party pertama (aku lupa namanya), kalau nggak salah Rado atau siapa
Priestess : Anggota party keempat (lupa juga namanya)
Emperor : Ketua klub olahraga basket dan karate (kalo nggak salah)
Empress : Anggota party kelima (lupa namanya)
Hierophant : Guru baru di sekolah
Lovers : Anggota party ketujuh (lupa! Astaga ingatanku)
Chariot : Anggota party ketiga. Aku ingatnya ini adalah penduduk asli di balik pohon
Justice : Aku ^-^
Hermit : Murid culun yang cerdas
Fortune : Anggota party kedua yang personanya tipe scan
Strength : Wanita di rumah besar yang suka kucing
Hanged-man : Sekelompok band tidak terkenal di kafe
Death : Tetangga yang mencurigakan
Temperance : Anggota party ke keenam. Cowok beken di sekolah
Tower : ~~~~~~~~ (aku lupa). Eh ingat ding. Ketua klub kimia dan matematika di sekolah
Star : DJ di kafe
Moon : Aku lagi!!!
Sun : Polisi yang ramah
Judgment : Master Detective
Dan yang bikin aku heran adalah aku juga sudah merancang skenario buat Social Link. Jadi ceritanya gini. Tiap S. Link itu punya masalah-masalah sendiri. Dan main character itu bertugas menyelesaikan masalahnya sendiri. Dan khusus buat anggota party, kalau S. Link nya udah maks, persona bakal berevolusi jadi lebih kuat. Masalahku sendiri waktu itu adalah konflik dengan kakak kelas yang kelihatannya benci sama aku. Dan setelah max, personaku berubah dari Gilgamesh, manusia setengah-dewa dari Mesopotamia, menjadi Ea, salah satu dewa (air?) dalam legenda Mesopotamia. Dan Cassioepia, yang merupakan nama bintang (aku yakin ini adalah nama dalam legenda entah apa), berubah menjadi Kaguya-Hime, kisah dongeng terkenal dari Jepang tentang putri dari bulan.
Hebatnya lagi aku udah ngerancang skill-skill yang dimiliki tiap party member. Kayaknya aku udah berpikir terlalu jauh, ya? Kapan-kapan aku kasih daftar lengkapnya, tapi keseluruhan ada empat tipe elemen: Agi (api), Bufu (es), Zio (petir), dan Garu (angin). Kalau healing spell cuma Dia dan Patra.
Nah begitulah kisah khayalanku yang sangat tidak nyata. Tapi dengan berkhayal gini kita kan bisa mengembangkan otak kanan. Betul ga?

AAh.... Social Linknya ketinggalan satu:
Devil : Pedagang tua di toko dekat rumah main character