1. Nomor satu sendiri adalah soal pengecoh. Soalnya, pertama kali aku menganggap ini adalah perpaduan tumbukan dan elastisitas. Tapi ternyata tidak! Emang kelihatannya ada tumbukan, tapi sebenernya nggak. Jawabanku 2 m/s dan semoga aja bener
2. Nomor dua jauh lebih mengerikan karena ada lebih banyak katrol, dan tali, dan balok daripada yang bisa kalian bayangkan. Yah, nggak segitu-gitunya amat sih. Tapi intinya, benda-benda penyengsara hidup itu (katrol, tali, dan balok) disusun secara tidak logis. Sambil ngerjain, aku berpikir apakah itu mungkin dibuat di nyata. Anyway, soalnya adalah disuruh mencari gaya normal dan gaya berat. Aku sih asal-asalan ngerjainnya karena dikejar waktu. Gaya normalnya 74 N dan beratnya 10 N. Waktu mendengar, Sule (bukan nama sebenarnya) mengatakan 74 N kepada sang master Fisika XI IA 6 dan ia mengangguk, aku senand. Tapi saat Sule ngomong 68 N buat beratnya aku sendiri tidak yakin itu benar. Pokoknya aku memegang prinsip jawabanku yang paling benar
3. Nomor tiga udah pernah dikerjain tapi sayangnya aku lupa rumus ABC. Dan alhasil jawaban terakhirku kacau balau
4. Nomor empat ini adalah perpaduan pisuhan akut dan menipisnya waktu dan menghasilkan keringat berlebih. Sebenarnya soalnya sih simple aja, tapi sekali lagi karena terburu-buru aku cuma bisa berharap jawabanku bener.
5. No comment deh. Soal ini udah berulang kali dibahas sampai jawabannya pun hapalan: 8x (jadi ingat guru matematika "sesat" yang buat soal matematika hapalan jawabannya)
Dan setelah dua jam yang kelihatannya melayang begitu saja. Akhirnya selesai juga tes fisika parah ini. Aku cuma berharap bisa dapet nilai paling nggak 9 (Amin!). Soalnya aku pingin mencapai sesuatu lagi.
